Bahkan, ada sebagian hadis yang menekankan akhir zaman nanti akan terjadinya perang menggunakan pedang dan Dajjal akan disembelih dengan pedang. Hadis Nabi juga ada menyebut, Yahudi Zionis akan bersembunyi di balik-balik batu dan kayu dan hanya aman di belakang pohon Yahudi yaitu pohon Gharqad, yang banyak ditanam di Israel sekarang ini.
Dari Abi Hurairah ra. bahwa Nabi SAW bersabda, “Tidak akan terjadi hari kiamat hingga kalian (muslimin) memerangi Yahudi, kemudian batu berkata di belakang Yahudi, “Wahai muslim, inilah Yahudi di belakangku, bunuhlah!” (HR Bukhari dan Muslim dalam Shahih Jami’ Ash-Shaghir no. 7414)
Sepanjang 14 abad lamanya, tiap ada orang yang baca hadits ini di zamannya, akan sedikit berkerut kening. Mengapa? Sebab di masa mereka hidup, sejarah Yahudi tidak seperti sekarang. Mereka belum lagi menjadi sosok negara super power yang ampuh. Keangkuran Yahudi dengan negara Israelnya belum pernah ada sepanjang 14 abad itu. Keberadaannya baru muncul di abad 20 ini atau abad 14 hijriyah
Seandainya situasi yang dihadapi masih di jaman lampau, di mana perangkat perang masih belum secanggih sekarang, sangat memungkinkan bahwa pohon itu bisa melindungi orang di baliknya. Pohon itu termasuk golongan semak rimbun berduri tajam, yang mudah sekali tumbuh, bahkan di lingkungan paling gersang sekalipun, serta sukar ditebas. Jenisnya lumayan banyak. Di internet, pohon itu biasanya diidentikkan dengan tanaman berduri yang disebut Boxthorn, atau dengan sejenis rumpun Acacia yang berduri besar dan runcing. Kalau sudah besar, pohonnya jadi rimbun sekali dan cukup rapat menghalangi pandangan.
Orang Yahudi sepanjang sejarah Islam, selalu berada di bawah perlindungan negeri-negeri Islam. Komuniti Yahudi selalu dimusuhi oleh semua bangsa dan negara sepanjang sejarah. Orang Yahudi pernah diseksa oleh Nazi Jerman di zaman Hitler. Hampir tidak ada tempat untuk Yahudi kecuali di dalam negeria Islam. Mereka hidup aman semas tinggal di wilayah khilafah Islam, kerana undang-undang Islam melarang memerangi ahlu zimmah (kafir zimmi).
Maka selama 14 abad
lalu, hadis ini cukup menghairankan umat Islam. Bagaimana mungkin umat
Islam yang selama ini melindungi bangsa Yahudi serta mengharamkan darah
mereka, lantaran mereka termasuk ahlu zimmah, tiba-tiba akan memerangi
Yahudi sampai mati. Bahkan batu dan pohon akan memerintahkan umat Islam
untuk membunuh mereka juga.
Teka-teki hadis ini baru
terjawab pada tahun 1948, ketika masyarakat Yahudi dunia melakukan
pencerobohan dan menjajah sebuah negera Islam merdeka, Palestin. Pada
tahun 1967 semakin jelas lagi hadis ini, kerana ternyata komuniti Yahudi
yang selama 14 abad hidup di bawah perlindungan, asuhan dan kerahiman
umat Islam, tiba-tiba berubah menjadi serigala liar yang mengakibatkan
perang Arab-Israel.
Barulah di masa sekarang
ini hadis ini menjadi lebih bererti, setelah terbongkarnya misteri.
Ternyata Yahudi yang selama ini hidup di bawah asuhan dan kasih sayang
umat Islam, tiba-tiba menjadi makhluk buas pembunuh nyawa.
