Kamis, 08 Februari 2018

Malam Bina Ilmu, Iman, dan Taqwa (MABIIT) serta Ta'lim Rutin MPK - OSIS - IKRAMAL SMAN 3 Makassar

Makassar, 26 - 27 Januari 2018 - Alhamdulillah telah berlangsung pelaksanaan acara Malam Bina Ilmu, Iman, dan Taqwa (MABIIT) serta Ta'lim Rutin dengan judul : "Ada Apa dengan Valentine?" yang diselenggarakan oleh Bidang 1 (Pengembangan Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa) OSIS SMA Negeri 3 Makassar.

Acara Malam Bina Ilmu, Iman, dan Taqwa (MABIIT) ini berlangsung karena kerjasama yang dilakukan oleh MPK, OSIS, dan Rohis IKRAMAL SMA Negeri 3 Makassar dengan tujuan agar menciptakan generasi pemimpin organisasi (MPK, OSIS, dan Rohis IKRAMAL) yang tidak hanya memiliki wawasan ilmu pengetahuan, namun juga memilki pemahaman agama yang baik dan benar menurut Al-Qur’an dan as-Sunnah. Pada program kerja ini, kami menargetkan peserta berasal dari para pengurus MPK, OSIS, dan Rohis IKRAMAL SMA Negeri 3 Makassar khususnya laki-laki yang beragama Islam.

Kemudian, tujuan dilaksankannya acara Ta'lim Rutin adalah untuk mempererat ukhuwah Islamiyah antar siswa, baik antar pengurus MPK, OSIS, dan Rohis IKRAMAL dengan pengurus MPK, OSIS dan Rohis dari sekolah lain.

Adapun asatidz yang menjadi pemateri pada saat acara ialah :
  • Malam Bina Ilmu, Iman, dan Taqwa (MABIIT) : Ustadz Dedi Gunawan Saputra, S.Pd
  • Ta'lim Rutin : Ustadz Gunawan, S.Q dari Kuttab Imam Malik

Berikut adalah foto dokumentasi pada saat acara.

Pembukaan acara
Pemberian Materi MABIIT oleh Ustadz Dedi Gunawan Saputra, S.Pd




Pemberian sertifikat kepada pemateri MABIIT : Ustadz Dedi Gunawan Saputra, S.Pd
Pemberian sertifikat kepada pemateri MABIIT : Ustadz Dedi Gunawan Saputra, S.Pd
Pemberian sertifikat kepada pemateri MABIIT : Ustadz Dedi Gunawan Saputra, S.Pd
Arief Darmawan - Ust. Dedi Gunawan Saputra, S.Pd - Muhammad Hasbih Supriatna
Foto bersama setelah pemberian materi MABIIT

Ustadz Gunawan, S.Q. menyampaikan materinya




Pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Al Akh Muhammad Rezky Mahmud






Pemberian sertifikat kepada perwakilan SMA Negeri 14 Makassar
Pemberian sertifikat kepada perwakilan SMA Negeri 11 Makassar
Pemberian sertifikat kepada pemateri Ta'lim Rutin



Syukran Jazakumullahu Khairan
 kepada para ustadz dan teman-teman yang sempat hadir pada acara ini.

Senin, 02 Oktober 2017

Aplikasi Kisah 25 Nabi & Rasul

Assalamualaikum Wr.Wb

Mari mendalami riwayat para nabi lewat
Kisah 25 Nabi & Rasul. Meskipun karya Isnaini ini sebuah program tetapi masuk dalam katagori buku sehingga posisinya kurang lebih adalah sebagai referensi.

Kisah 25 Nabi & Rasul tidak meminta izin khusus saat akan dipasang, berbeda dengan kebanyakan program yang meminta kita memberikan akses ini itu. Di dalam program bernuansa warna coklat dan minimalis ini Isnaini menukil sumber-sumber terpercaya dalam menceritakan kisah masing-masing Nabi dan Rasul.

Untuk membaca kisah Nabi atau Rasul tertentu, carilah namanya dan pencet, maka akan keluar kisah Nabi terkait. Sepertinya urutan nama di program ini tersusun berdasar waktu diutusnya nabi terbukti dari dua Nabi terakhir yaitu Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW berada di urutan paling bawah.


Kalau tidak tahu mana dulu yang harus dibawa, acak saja pilih salah satu. Nabi Isa misalnya, di dalam kisahnya disebutkan bahwa beliau memiliki empat nama panggilan yaitu Isa, Isa putera Mariam, Putera Mariam dan Al-masih. Ini mencuplik keterangan dalam Al Quran sendiri. Kebanyakan kisah untuk Nabi Isa memang ada di dalam Al Quran sehingga wajar saja kalau Isnaini mengambil banyak bahan darinya. Lagi pula dalam hal kisah nabi dan rasul siapa lagi sumber yang paling terpercaya selain al quran?

Jika diperhatikan betul-betul sering kali muncul istilah Melayu dalam kisah yang ada di dalam program ini. Apakah Isnainijuga mengkopi dari penulis di Malaysia? Bisa jadi, karena kalimat seperti “Sila rujuk artikel Menanya Ustaz” tidak terdengar seperti bahasa Indonesia yang kita pakai sehari-hari.

Meski mengandung beberapa istilah dalam bahasa Melayu tetap saja program ini layak dijadikan bahan bacaan untuk yang ingin lebih mengerti tiap-tiap diri Nabi dan Rasul beserta ajaran yang mereka bawa. Ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa diambil dari Nabi atau Rasul bahkan yang diutusnya jauh lebih awal sebelum nabi kita Muhammad SAW.

Kalau beberapa bahasa dalam program ini terasa asing mungkin ada baiknya membaca kisah dalam bahasa Indonesia sepenuhnya yaitu lewat program Sejarah 25 Nabi dan Rasul buatan iMajlis Mobile atauKisah 25 Nabi dan Mukjizatnya buatan Ant Media. Ant Media malah sekaligus menyertakan keterangan tentang 10 malaikat utama dan tugas mereka besertaRukun Iman dan Rukun Islam. Nah, ada lebih dari satu pilihan bukan?

Link Download Aplikasinya :
DISINI

Sumber : Google

Kamis, 09 Maret 2017

Ibu

Ibu adalah sosok yang luar biasa dalam hidup kita, bahkan setiap manusia hendaknya senantiasa selalu menyayangi ibunya dengan
penuh kesabaran dan rasa ikhlas, betapa tidak ibu adalah seorang wanita mulia yang mengandung kita selama kurang lebih 9 bulan di dalam rahimnya.

Selama itu pula ibu kita selalu sabar dalam menjalani hari-harinya, semakin bertambah bulan semakin berat juga beban dalam kandungannya, bayangkan jika kita dalam posisi itu tentu kita tak akan sanggup untuk melakukannya, dan itu hanya sebagian kecil perjuangan ibu selama mengandung kita.
Belum lagi ketika ibu merawat kita dari proses lahir sampai menjadi sekarang ini, kita sebagai
anak yang dilahirkan melalui rahim ibu kita tentu harus selalu menyayangi ibu kita masing-masing
dengan sepenuh hati.

Dalam islam kita dianjurkan untuk melakukan sholat, zakat, sedekah haji berbuat baik kepada sesama dan saling membantu jika ada saudara sesama muslim yang sedang dalam kesulitan, berbuat baik dalam islam dapat dilakukan
dengan berbagai cara dan kepada siapapun tanpa memandang status sosial.
Namun kita di anjurkan untuk berbuat baik kepada orang terdekat terlebih dahulu, dalam hal ini islam mengajarkan kita supaya berbuat baik kepada orang tua kita yaitu ibu dan bapak kita, kenapa harus ibu yang pertama kali kita harus berbuat baik padanya.

Nabi Saw mengatakan ibumu, lalu ibumu, lalu siapa lagi “ibumu” sampai 3 kali sesorang tersebut bertanya dan jawaban tetap sama yaitu ibumu, barulah sampai pada ke empat kalinya Nabi Saw menjabab bapakmu, dari situ dapat
kita simpulkan bahwasanya kedudukan ibu begitu mulia di dalam islam.

Banyak orang diluar sana yang tidak begitu mengerti dan mengenal islam mengatakan bahwa
agama islam adalah agama yang tidak menghargai wanita, keras, tidak toleran dan sangat mengekang, padahal jika mereka
mempelajari islam lebih dalam mereka akan menemukan betapa mulianya ajaran islam ini.
Islam mengajarkan utuk melindungi wanita dan anak-anak, bahkan kedudukan seirang ibu dalam
islam begitu mulianya, jangankan untuk berlaku kasar pada ibu, mengatakan “ah” atau “uh” ketika
ibu memanggil untuk menyuruh sesuatu saja kita dilarang, itu semua karena ibu sangat mulia di dalam islam.

Kita hendaknya sebagai anak yang soleh harus selalu berbakti kepada orang tua khususnya kepada ibu kita, karena ibulah yang mengandung kita, merawat kita ketika masih kecil, ibu juga lah yang mengajari kita segala sesuatu yang diwaktu kecil kita tidak mengetahuinya, maka dari itu kita
harus selalu bersyukur telah dilahirkan di dunia ini.

Semoga apa yang saya berikan ini bisa bermanfaat bagi anda semua, saya ucapkan terimakasih telah membaca artikel kami.
Sumber : google.com