"Hijrah itu berat. Kamu nggak akan sanggup
sendirian, biar kita bareng aja." – Fulan 1990 –
Hijrah itu berat tentang niat, niat
seorang pendosa yang menginginkan ampunan dan Rahmat-Nya, dan berharap Allah
subhanahu wa ta'ala menerima taubatnya.
Hijrah itu berat tentang konsisten,
konsisten dengan apa yang telah diikrarkan kepada sang pencipta. Konsisten
untuk membunuh dosa – dosa yang pernah dilakukan di masa jahiliyah, agar tak
akan pernah terulang kembali.
Hijrah itu tentang bertahan, bertahan untuk selalu sabar dan ikhlas disaat dunia mulai menjauhi, saat teman mulai mengkhianati, saat keluarga tak sepenuhnya mendukung, saat menjadi terasingkan di masyarakat, dan di saat rasa lelah mulai menghampiri.
Hijrah itu tentang bertahan, bertahan untuk selalu sabar dan ikhlas disaat dunia mulai menjauhi, saat teman mulai mengkhianati, saat keluarga tak sepenuhnya mendukung, saat menjadi terasingkan di masyarakat, dan di saat rasa lelah mulai menghampiri.
Hijrah itu tentang istiqomah, istiqomah dengan keputusan besar yang telah kita ambil, istiqomah agar rasa lelah ini berubah menjadi lillah, istiqomah agar rasa sakit ini berubah menjadi sebuah semangat, istiqomah agar iman ini tak naik turun, istiqomah agar rasa sabar ini akan berubah menjadi indah, istiqomah agar hati ini terus bertahan berada di jalan yang di ridhoi-Nya.
Saat engkau sedang memilih untuk
berjalan menuju jalan yang lebih baik, maka sudah tentu yang namanya rintangan
akan selalu mengahadang didepan mata, Karena yang engkau cari
dan yang engkau kejar adalah jalan menuju Syurga, dan perlu kamu tahu bahwa
jalan Syurga tentunya tak dapat diraih hanya dengan asa dan semangat yang
setengah-setengah, maka istiqamahlah saat kau telah memilih untuk kembali
kepada jalan Allah, meski hal itu sangatlah membelenggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar